Seabery menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan Universitas Politeknik Korea (Kampus Nam-Incheon), menandai langkah maju yang signifikan dalam pengembangan pendidikan pengelasan inovatif melalui teknologi Augmented Reality (AR). Perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat pelatihan teknis, memvalidasi metodologi pembelajaran baru, dan mendorong kolaborasi internasional dalam pendidikan pengelasan.

Upacara penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) berlangsung pada tanggal 18 Mei 2026 di Kampus Nam-Incheon Universitas Politeknik Korea di Korea Selatan, yang mempertemukan perwakilan dari kedua lembaga untuk membahas masa depan pendidikan pengelasan serta peran yang dapat dimainkan oleh teknologi imersif dalam mentransformasi pelatihan tenaga kerja.
Mewakili Seabery , Antonio Fernández (Direktur Penjualan Global) dan Kunmin Lim (Manajer Regional di Korea) bergabung dengan jajaran pimpinan universitas, termasuk Dekan Kim Yeon-Sik dan perwakilan akademis, untuk meresmikan kemitraan yang berfokus pada inovasi, penelitian, dan dampak pendidikan.
Kerja sama ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memvalidasi keefektifan simulator pengelasan berbasis AR sebagai bagian dari program pendidikan pengelasan modern. Melalui penelitian bersama dan kerja sama teknis, kedua organisasi akan bekerja sama untuk mengevaluasi hasil pelatihan, meningkatkan metodologi pendidikan, serta mengidentifikasi peluang baru untuk mengintegrasikan pembelajaran imersif ke dalam lingkungan pelatihan kejuruan dan industri.
Inti dari perjanjian ini adalah visi bersama: memanfaatkan teknologi AR mutakhir untuk menciptakan pengalaman pelatihan yang lebih aman, lebih mudah diakses, dan lebih efektif bagi para profesional pengelasan masa depan. Dengan menggabungkan keahlian Seaberydalam simulasi pengelasan imersif bersama kepemimpinan pendidikan dan kemampuan pelatihan teknis dari Korea Polytechnic University, kemitraan ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara inovasi industri dan pengembangan keterampilan praktis.
Selain untuk memvalidasi keefektifan pelatihan pengelasan berbasis AR, nota kesepahaman ini juga menetapkan kerangka kerja untuk mempromosikan hasil penelitian, berbagi pengetahuan, dan memperkuat kerja sama dalam jaringan pendidikan pengelasan internasional. Perjanjian ini membuka peluang bagi inisiatif-inisiatif di masa depan yang bertujuan untuk memperluas peran pelatihan berbasis simulasi serta memperkuat praktik terbaik dalam pendidikan teknik di seluruh dunia.
Sebagai bagian dari kerja sama ini, Seabery memberikan dukungan teknis dan lisensi untuk teknologi simulator pengelasan berbasis AR miliknya, sementara Universitas Politeknik Korea (Kampus Nam-Incheon) akan mendukung proses validasi efektivitas serta berkontribusi dalam pengembangan program pelatihan pengelasan berbasis AR. Komitmen bersama ini memperkuat dedikasi kedua lembaga dalam mempersiapkan tenaga kerja yang sangat terampil dan siap menghadapi tuntutan industri yang terus berkembang.
Kemitraan ini menandai tonggak sejarah baru dalam misi Seaberyuntuk mendorong inovasi di bidang pendidikan kejuruan melalui teknologi imersif. Melalui kerja sama dengan lembaga-lembaga terkemuka di seluruh dunia, Seabery mendukung transformasi pelatihan teknis, serta membantu para pendidik dan peserta didik menyambut masa depan pendidikan pengelasan dengan penuh keyakinan dan dampak yang nyata.
